Kalurahan Sriharjo dan Dinsos DIY Gelar Rakor Pengembangan SLRT 2026

Heri Purwantara 03 Februari 2026 16:40:45 WIB

Penguatan Sinergi: Kalurahan Sriharjo dan Dinsos DIY Gelar Rakor Pengembangan SLRT 2026
SRIHARJO, IMOGIRI – Dalam upaya mengoptimalkan pelayanan kesejahteraan sosial bagi masyarakat, Pemerintah Kalurahan Sriharjo bersinergi dengan Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT). Acara yang berlangsung pada Selasa, 3 Februari 2026 ini mengusung tema besar: "Penguatan Kolaborasi dan Sinergi Lintas Sektor dalam Penanganan SLRT - Puskesos."
Membangun Fondasi Pelayanan yang Responsif
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Dinas Sosial DIY , perwakilan Dinas Sosial dan Puskesos tingkat Kabupaten se D.I.Yogyakarta, serta Koordinator dan anggota Puskesos Srikaton Sriharjo. Fokus utama pertemuan ini adalah memperkuat peran Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) sebagai ujung tombak layanan di level kalurahan.
Dalam sambutannya, perwakilan dari Dinas Sosial DIY menekankan bahwa tantangan kemiskinan dan masalah sosial di tahun 2026 memerlukan penanganan yang tidak lagi berjalan sendiri-sendiri (ego sektoral).
"SLRT bukan sekadar aplikasi atau sistem data, melainkan jembatan yang menghubungkan kebutuhan warga dengan solusi dari berbagai instansi. Sinergi antara Kalurahan dan Pemerintah Provinsi adalah kunci agar bantuan tepat sasaran," ungkap narasumber dari Dinsos DIY.
Selama kegiatan berlangsung, terdapat beberapa poin strategis yang menjadi kesepakatan bersama:
• Integrasi Data Terpadu: Memastikan pemutakhiran data warga prasejahtera di tingkat Puskesos Sriharjo dilakukan secara berkala dan transparan.
• Peningkatan Kapasitas SDM: Memberikan pembekalan lebih lanjut bagi petugas Puskesos agar lebih responsif dalam menangani keluhan masyarakat.
• SOP Rujukan Lintas Sektor: Memperjelas jalur koordinasi jika terdapat permasalahan sosial yang membutuhkan penanganan medis, pendidikan, maupun bantuan hukum.
Lurah Sriharjo menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiasi Dinas Sosial DIY yang memilih Sriharjo sebagai mitra penyelenggara. Menurutnya, keberadaan SLRT sangat membantu perangkat kalurahan dalam memetakan warga yang benar-benar membutuhkan intervensi mendesak.
"Dengan kolaborasi ini, kami berharap tidak ada lagi warga Sriharjo yang 'tercecer' dari jangkauan program bantuan pemerintah karena kendala administratif atau kurangnya informasi," tuturnya di sela-sela acara.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 
Kebijakan Privasi

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License